Sabtu, 23 April 2016

Puisi Biru

Dibalik Kaca


Apabila malam telah jatuh
Diikuti dengan bangkitnya pagi
Maka aku kan bersembunyi
Dibalik sebuah kaca

Kutatap matanya
Namun tak bisa lama
Sedetik pun ku tak mampu
Karena terhalang oleh malu

Ingin kukatakan padanya
Namun lidahku kelu
Takut akan merah di wajahnya
Yang dapat membungkamku

Inilah akhir diriku
Yang masih bersembunyi
Dibalik sebuah kaca
Kaca yang berdebu tebal

Poem By: Ibrahim Abdullah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar